Mengenal Bu Rizma, Ibu Guru Cantik Yang Rela Mengajar Meski Digaji Minim

0
458

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Timeslib.com  Dunia pendidikan di Indonesia beberapa waktu ini makin hangat di perbincangkan. Kita ketahui beberapa waktu yang lalu kita di kejutkan dengan kabar di gugatnya seorang guru karena mencubit muridnya. dan selang beberapa hari dari kejadian tersebut publik kembali di hebohkan dengan berita seorang guru mengalami pemukulan oleh wali murid karena tidak terima anaknya di tegur oleh sang guru, Dan mirisnya lagi sang murid juga ikut melayangkan pukulan kepada gurunya sendiri. Miris? pasti ! ana anak didik yang ikut melakukan kekerasan pada  gurunya sendiri.

Terlepas dari beberapa kejadian yang menimpa Guru tersebut kini masyarakat kembali hangat memperbincangkan seorang guru yang mengajar di SD 2 Negeri 2 Karangmangu Tegal Jawa Tengah.
Rizma Uldiandari (26) atau lebih akrab dipanggil Bu Rizma merupakan seorang Guru Honorer di SDN 2 Karangmangu.
Bu Rizma tinggal di Desa Pacabean, Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal. Saat di wawancarai Bu Rizma menuturkan bahwa ia sudah menjadi guru sejak 2010 lalu, dan hingga saat ini ia masih berstatus sebagai guru Honorer di tempatnya mengajar tersebut. Rizma menceritakan awalnya ia tidak ada niatan untuk mengajar sebagai guru. Awalnya setelah menyelesaikan pendidikan Tingkat Atas  ia sempat mengambil Jurusan Keperawatan di Akademi Perawatan Pemerintah Kota Tegal.

Rizma menjelaskan bahwa ia Kuliah di Akper hanya di semester awal dan ia memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikanya di Akademi Perawatan Tersebut. Setelah memutuskan berhenti dari jurusan Akper Rizma memutuskan untuk memantapkan niatnya untuk menjadi seorang guru. Dengan niat tersebut Rizma memutuskan untuk  kembali kuliah dengan mengambil Jurusan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Universitas Negeri Semarang. Rizma menjelaskan bahwa keinginanya untuk menjadi guru tidak serta merta muncul, Niatan untuk menjadi guru muncul karena ia prihatin melihat anak anak yang ada di lingkunganya putus sekolah.
Saat kuliah di Akper saya melihat banyak anak-anak di dekat rumah putus sekolah. Saya pun mengajari mereka di rumah dan akhirnya saya kuliah di PGSD,” kata Rizma.

Rizma telah menjadi guru mulai 2010 daan hingga saat ini ia memang masih bersetatus sebagai tenaga Honorer.  Rizma mengatakan statusnya sbagai Guru Honorer ia jalani dengan iklas,. Dengan status Guru Honorer Rizma menerima honor pokok sebesar Rp. 75.000 tiap bulanya.
Hal itu tidak menyurutkan niat Rizma untuk tetap mengabdi mencerdaskan anak bangsa. Ia mengakui penghasilannya selama ini masih kurang. Namun, hal itu tak dapat menggantikan kebahagiaannya karena bisa terlibat menjadikan manusia terdidik dan bermoral.

Kalau honor memang bisa dikatakan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan. Namun tidak mengurangi pengabdian saya untuk melakukan pekerjaan mulia ini. Saya yakin akan berbuah manis di masa mendatang,” kata dia.
Ia meminta pemerintah Kabupaten Tegal memperhatikan nasib guru honorer. Bagaimanapun juga, peran guru honorer tak kalah dengan guru yang sudah berstatus PNS.
Rizma berkeinginan menjadi PNS. Jika ada tes seleksi CPNS, ia akan mengikutinya

Bertemu anak dan memberikan ilmu kepada mereka, sudah cukup memberikan saya kebahagiaan,” ujar dia.
Untuk menambah penghasilan, kini Rizma membuka kursus atau les pelajaran di rumahnya pada malam hari. Ia tidak ingin mengandalkan wajahnya yang rupawan untuk mencari keuntungan pribadi.
“Semua perempuan harus punya kecerdasan karena dunia terlalu keras jika hanya mengandalkan kecantikan,” begitu tulis Rizma di akun Instagramnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here